BOOTLOADER

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

BOOTLOADER

Definisi Bootloader

Boot Loader digunakan untuk mem-boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk atau media boot lainnya seperti flashdisk (contohnya GRUB dan LILO). Pada sistem operasi multiboot pada hard disk tersebut memiliki lebih dari 1 sistem operasi. Pada kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara mengganti background, memberikan password, serta bagaimana cara mengenkripsi password pada grub bootloader.


GRUB itu singkatan dari GRand Unified Bootloader, dan LILO itu singkatan dari LInux LOader. Pada saat sekarang ini kebanyakan sistem operasi sudah menggunakan GRUB dibanding LILO yang sudah lama atau jadul.

Perbedaan keduanya :
1. GRUB adalah boot loader yang bisa digunakan untuk Linux, vSTA, DOS, dan sistem operasi lainnya sedangkan LILO adalah boot loader generik untuk Linux. 

2. Baik GRUB dan LILO bisa melakukan booting dari sistem eksternal seperti floppy disk dan hard drive, tapi GRUB memungkinkan booting dari jaringan sedangkan LILO tidak. 
4. Saat file konfigurasi diubah, LILO perlu dipasang kembali ke MBR sementara GRUB default ke antarmuka baris perintahnya. 
5. GRUB lebih rumit untuk digunakan sementara LILO lebih sederhana dan mudah digunakan.
6. LILO adalah boot loader default untuk Linux sementara GRUB adalah boot loader default yang baru. 
7. GRUB dapat digunakan untuk berbagai sistem operasi lain seperti LILO yang hanya digunakan untuk sistem operasi Linux.

Berikut ini tahapan untuk mengganti background pada bootloader atau Grub :

  1. Masuk ke root = $ su 
  2. Melihat isi grub = # vi /boot/grub/menu.lst
  3. Pilihlah satu gambar lalu buka gambar tersebut menggunakan aplikasi GNU Image Manipulation Program, setelah itu lakukan beberapa langkah sebagai berikut = image-scale image(640x480) , lalu image-mode-indexed-Maximum Number of Colors(14), setelah itu save as gambar dengan format '.xpm'
  4. Lakukan extract data = # gzip /home/user/Desktop/ Gambar.xpm
  5. Kemudian pindahkan data = # mv /home/user/Desktop/ Gambar.xpm.gz /boot/grub/
  6. Untuk melihat file ada atau tidak = # cd /boot/grub 
  7. Masuk kembali ke isi grub, lalu ganti splashimage menjadi nama gambar yang telah kita edit sebelumnya
  8. Reboot.
Setelah proses reboot selesai maka gambar yang telah Anda edit tadi sudah menjadi background pada saat Anda memilih sistem operasi atau pada bootloader.

Contoh tampilannya bisa dilihat di :

Berikut ini tahapan untuk memberikan password pada Grub :
  1. Masuk ke root = $ su 
  2. Lalu ketikan perintah = # vi /boot/grub/menu.lst , di dalam konfigurasi inilah kita dapat memberikan password pada grub dengan 2 cara yang berbeda. 
  3. Password diletakkan di atas title = Peletakkan ini akan menyebabkan menu tidak dapat diubah pada waktu grub ditampilkan. Apabila ingin mengubah menu maka pengguna harus menekan tombol "p" terlebih dahulu dan memasukkan password. 
  4. Password diletakkan di bawah title = Efek dari pemberian password dengan cara ini ketika anda memilih suatu OS, maka Anda akan dimintai password agar Anda dapat masuk ke OS tersebut.


SUMBER :

Semoga Bermanfaat yaaaaa๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜€
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

System Administrator, Startup, Shutdown, dan Level Init Pada CentOS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

SYSTEM ADMINISTRATOR

A. Definisi System Administrator
System administrator atau sering disebut dengan sys.admin adalah seseorang yang bekerja untuk memelihara dan mengoperasikan sebuah sistem komputer atau jaringan yang berjalan setiap harinya. Seorang sys.admin bisa menyelesaikan segala jenis persoalan mengenai komputer yang tentunya pengetahuannya diatas rata-rata seorang technical support yang bertanggung jawab penuh tentang sistem komputer. 

Tugas utamanya adalah memastikan sistem tetap berjalan lancar dalam memberikan pelayanan kepada pengguna.

B. Tugas-tugas sys administrator
  • Meng-install software dan hardware baru
  • Mendukung dab memelihara server atau sistem komputer lainnya
  • Merencanakan servis sistem yang masanya sudah habis atau tidak layak lagi
  • Menambah user baru
  • Konfigurasi hak akses
  • Upgrade software
  • Memberikan solusi setiap masalah yang ada.
  • Melakukan proses monitoring terhadap space harddisk dan melakukan backup file-file atau direktori yang penting.

Tugas-tugas lain dari sys administrator ialah :
  • Meliputi penulisan bahasa pemrograman,
  • Memimpin proyek yang berhubungan dengan sistem yang sedang ditangani,
  • Mengawasi dan memberikan pelatihan pada operator komputer.

C. Resiko Yang Akan Dihadapi
Sebagaimana dipaparkan pada fungsi administrator, daya guna komputer akan berjalan optimal jika administrator mampu mengerjakan tugas yang di emban. Apabila tidak, beberapa risiko yang dapat timbul antara lain :
  • Pemanfaatan sumber daya komputer tidak optimal
  • Kerusakan dan kehilangan data
  • Pembiasan informasi yang diharapkan menjadi penunjang keputusan
  • Kehilangan daya tanggap dan kenyamanan dalam penggunaan komputer.

D. Kode Etik Administrator
  1. Profesionalisme : Profesional adalah menjalankan pekerjaan atau layanan sesuai dengan protokol dan peraturan dalam bidang yang dijalaninya. Untuk menjadi orang yang professional, diperlukan : komitmen, tanggung jawab, kejujuran, sistematik berfikir, penguasaan materi, menjadi bagian masyarakat professional.
  2. Integritas Pribadi : Berlaku jujur dalam urusan profesionalitas, dan tantangan yg akan datang dan dampak dari kesalahan dilakukan setrta mencari bantuan dari orang lain bila diperlukan. Menghindari konflik kepentingan dan prasangka bila memungkinkan.
  3. Privasi : Menjaga dan melindungi kerahasiaan informasi apapun yang bisa diakses tanpa dengan metode apapun. Hanya akan mengakses informasi rahasia pada sistem komputer jika diperlukan saja dalam pelaksanaan tugas-tugas teknis.
  4. Hukum dan Kebijakan : Mendidik diri sendiri dan orang lain supaya relevan pada undang-undang, peraturan dan kebijakan mengenai kinerja tugas-tugas.
  5. Komunikasi : Menjalankan komunikasi dengan manajemen, pengguna komputer(operator) dan rekan-rekan tentang semua kepentingan bersama yang berkaitan dengan komputer. Dan akan berusaha untuk mendengarkan dan memahami kebutuhan semua pihak
  6. Integritas Sistem : Memastikan integritas yang diperlukan, kehandalan, dan ketersediaan sistem yang menjadi tanggung jawab. Merancang dan memelihara masing-masing sistem dengan tujuan untuk mendukung sistem organisasi.
  7. Pendidikan : Selalu memperbaharui dan meningkatkan pengetahuan teknis dan pekerjaan lain yang berhubungan dengan keterampilan. Serta berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang lain.
  8. Tanggung jawab kepada Komunitas Komputasi : Bekerja sama dengan komunitas komputer yang lebih besar untuk mempertahankan integritas jaringan dan sumber daya komputasi yang ada.
  9. Tanggung Jawab Sosial : Sebagai profesional dalam informasi, perlu rajin menulis dan mengadopsi kebijakan yang relevan yang sesuai dengan undang-undang prinsip-prinsip etika.
  10. Tanggungjawab etika : Berusaha untuk membangun dan mempertahankan rasa aman, sehat, dan produktif di tempat kerja. Melakukan yang terbaik untuk membuat keputusan yang konsisten dengan keselamatan, privasi, dan kesejahteraan dari komunitas saya dan publik, dan untuk segera membuka(menyelesaikan) faktor yang dapat menjadikan risiko atau bahaya yang tak terduga. Jujur menerima dan menawarkan kritik pekerjaan secara teknis sebagaimana mestinya dan akan memberi kontribusi yang benar pada orang lain. Mendukung rekan-rekan pekerja dalam mengikuti kode etik.

E. Proses Startup

F. Proses Shutdown
Sebelum mesin dimatikan (power off), sebaiknya sistem di shutdown dulu dengan  perintah/sbin/shutdown .  Perintah tersebut akan melakukan hal-hal berikut :
1. Memberitahukan kepada user yang login bahwa sistem akan dimatikan.
2. Menghentikan seluruh proses yang masih berjalan.
3. Melakukan unmount filesystem.
4. Menyimpan seluruh file yang masih di memori ke harddisk.

G. Level Init Pada CentOS :
0 – System halt; sistem dapat dengan aman dimatikan/shutdown.
1 – Single user; jarang digunakan / hanya satu user yg dapat dugunakan.
2 – Multiple users, tidak ada NFS (network filesystem), juga jarang digunakan.
3 – Multiple users, baris perintah (yaitu, semua mode teks) antarmuka; runlevel standar untuk sebagian besar berbasis Linux perangkat keras server.
4 – User-definable
5 – Multiple users, GUI (antarmuka pengguna grafis); runlevel standar untuk sebagian besar sistem berbasis Linux desktop.
6 – Reboot, digunakan ketika restart sistem.


Semoga Bermanfaat ๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜€
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Shell Script pada CentOS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


SHELL SCRIPT

Shell Script adalah sebuah fitur pada Centos terumumnya linux dimana pada shell script itu sendiri kita bisa membuat sebuah program dan juga bisa mengeksekusinya. Sebelum kita membuat contoh program dalam shell script kita harus terlebih dahulu mengetahui apa-apa saja yang harus ada pada isi suatu program agar program dapat dikerjakan atau dieksekusi oleh perangkat.

Mengetahui shell yang aktif :
echo $SHELL



1. VARIABEL SHELL
Variabel shell adalah variabel yang dapat mempunyai nilai nilai berupa nilai string. Tata penulisannya sebagai berikut :
Nama_var=nilai_var



Variabel shell itu?
·       Bersifat case sensitive.
·       Harus dimulai dengan alfabet diikuti dengan alfanumerik atau karakter lainnya.
·       Tidak diperbolehkan menggunakan spasi.
Menghapus Variabel
$nama=           atau
$nama=’’         atau
$nama=””        atau
$unset nama


Terdapat 3 macam bentuk karakter khusus petik (quote):
“          : double quote, digunakan untuk mengisikan nilai suatu variabel.
‘           : single quote, semua kata yang ada didalamnya dianggap sebagai nilai.
`           : back quote, kata kata yang diapit oleh back quote dinggap sebagai perintah dan dijalankan oleh shell.
Contoh:



Jenis Variabel
a.      Variabel Lokal
Yang dimaksud dengan variabel lokal adalah variabel yang nilainya langsung diisikan. Tipe nilai dari variable ini bisa bermacam-macam, ada yang bertipe numerik dan ada juga yang bertipe karakter atau alphanumerik. Di dalam memberikan nama sebuah varibel, yang harus diperhatikan adalah nama variabel berupa karakter alphanumeric atau bisa juga diawali dengan karakater garis bawah(_), setelah itu baru bisa diikuti dengan jenis karakter yang lain.
Contoh penamaan :


b.      Variabel Environment
Environment variabel adalah variabel yang merupakan bawaan dari Shell itu sendiri, biasanya variabel ini berisi nilai-nilai yang merupakan konfigurasi standar dalam lingkungan program Shell. Aturan penulisan dari environment variable adalah semua nama variabel menggunakan huruf kapital. lingkup dari variabel environment adalah bersifat GLOBAL. Artinya variabel environment berlaku untuk semua Shell yang ada.
Contoh variabel environment adalah sebagai berikut :
ร˜  LOGNAME=shell14 (variabel yang berisi nama login)
ร˜  SHELL=/bin/bash (variabel yang berisi nama shell yang aktif)
ร˜  HOME=/home/shell14 (variabel yang berisi nama direktori user)
ร˜  USER=shell14 (variabel yang berisi nama user)

Untuk mengetahui variabel apa saja yang ada dalam kelompok environment variable dapat digunakan perintah berikut:
$ env

Untuk merubah nilai dari variabel environment dapat dilakukan dengan menggunakan perintah sebagai berikut :
$ export LOGNAME=mrbee

Untuk melihat hasilnya dapat dilihat dengan menggunakan perintah :
$ env | grep “LOGNAME”

Perintah Untuk menghapus variabel environment:
$ unset LOGNAME
Contoh :



2. METAKARAKTER
Metakarakter adalah sebuah karakter yang memiliki arti tertentu. Dalam Shell juga dikenal beberapa metakarakter.
Karena metakarakter juga ada dalam Shell maka yang perlu diperhatikan adalah kesalahan dalam penanganan sebuah karakter.
Berikut tabel daftar metakarakter yang ada dalam lingkungan Shell :


3.        QUOTING (PENGUTIPAN)
Quoting adalah mekanisme untuk melindungi metakarakter dari interpretasi sebagai sebuah simbol. Shell juga mempunya beberapa karakter yang difungsikan untuk melindungi metakarkater agar tetap diinterpretasikan sebagai karakter biasa. Ada tiga karakter quoting dalam Shell, yaitu :
1. Backslash ( \ )
2. Petik tunggal ( ' ' )
3. Petik ganda (“ “ )

4.    OPERATOR STRING

5.    OPERATOR INTEGER




6.    OPERATOR FILE

7.    OPERATOR LOGIKA
·      Operator Negasi(!)
·      Operator And (-a)
·      Operator Or (-o)

Contoh :

➡️ LINK PRETEST⬅️

SEMOGA BERMANFAAT๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜Š
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh













PEMROSESAN STRING PADA CENTOS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


PEMROSESAN STRING

String adalah serangkaian karakter. Linux menyediakan beberapa perintah yang dapat digunakan berkaitan dengan proses string, seperti mencari karakter, pengurutan dan lainnya. Terdapat 9 perintah yang dapat digunakan untuk pemrosesan string pada Linux. Berikut perintah-perintahnya :
1. Cut 

Seperti yang kalian ketahui secara umum, perintah cut ini berfungsi untuk mengambil karakter, file, ataupun folder untuk dipindahkan ketempat yang lain. Cut dalam perintah string pada linux juga tidak jauh berbeda tetapi fungsi cut ini adalah untuk mengambil bagian tertentu dari file dan menampilkannya ke layar LCD.

Syntax : cut [-dchar] [-fd] file
keterangan :
-d : delimeter untuk pemisah antar filed
-f  : field
-c  : Character
Mengambil pada kolom ke2

2. Word Count - wc

Seperti namanya perintah wc atau word count di gunakan untuk menghitung baris, karakter, dan kata pada suatu file. Jadi kalau kita mempunyai file dan kita ingin tahu berapasih jumlah baris, kata, dan karakter pada file tersebut kita bisa menggunakan perintah ini.

Syntax : wc [-lwc] file
keterangan :
-l   : Line
-w : Word
-c  : Character

3. Head

 Head dalam perintah di Linux adalah untuk menampilkan baris pertama dalam suatu file. Misalkan ada 100 baris tetapi kita hanya ingin menampilkan 10 baris saja maka digunakanlah perintah Head ini.

Syntax : head [-n] file
keterangan :
-n : Banyaknya jumlah baris awal yang mau ditampilkan. Default = 10
Mengambil 4 baris pertama

4. Tail

Perintah ini sebenarnya memiliki fungsing yang sama denga head, namun head untuk menampilkan baris awal saja sedangkan tail untuk menampilkan baris terakhir saja.

Syntax : tail [-n] file
keterangan :
-n : Banyaknya baris yang ingin ditampilkan.
Mengambil 2 baris terakhir

5. Sort

Fungsi perintah ini untuk mensortir atau mengurutkan isi suatu file berdasarkan kunci atau key tertentu.

Syntax : sort [-tchar] [+key] [-r] file
keterangan :
-tchar : Pemisah field
+key  : Nomor kolom sebagai key pengurut
-r       : reverse-untuk menguruskan secara desceding

6. uniq

Perintah ini untuk menghilangkan kata atau isi file yang dobel. Misalkan dalan file masak ada 2 kata panci maka dengan menggunakan perintah uniq hanya akan di tampilkan 1 kata panci saja.

Syntax : uniq file
Terdapat dua instruksi yaitu cut dan uniq. Pertama,di ambil dulu kolom ke 3 kemudian dihilangkan kata yang double (bukan berarti dihapus)

7. tr

Perintah ini berfungsi untuk merubah suatu karakter menjadi karakter lain.

Syntax : tr "string1" "string2"
Mengubah lowercase menjadi uppercase

8. grep
Perintah yang digunakan adalah grep. Dengan perintah ini pencarian lebih mudah dilakukan.

Syntax : grep [-pilihan] string file
keterangan :
-q : Pilihan yang tidak menampilkan hasil ke layar
-v : Pilihan yang menampilkan baris string yang tidak cocok

9. Find

Perintah ini berfungsi untuk menemukan file dengan kriteria tertentu atau dengan data yang spresifik.

Syantax : find nama_path [-pilihan]
keterangan :
nama_path            : Direktori awal mulai pencarian
-nama nama_file   : Cari file dengan file
-user owner          : Cari file berdasarkan pemilik
-type tipe_file       : Cari file berdasarkan tipe file
-perm permission  : Cari file berdasarkan ijin file
-size kap_size       : Cari berdasarkan kapasitas file
-ok perintah          : Eksekusi perintah dengan konfirmasi
-exec perintah       : Eksekusi perintah tanpa konfirmasi
➡️LINK PRETEST⬅️
SEMOGA BERMANFAAT๐Ÿ˜€๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜™๐Ÿ˜™๐Ÿ˜™
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Text Editor Vi pada Linux

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


TEXT EDITOR VI

A. Pengertian Text Editor Vi
·      Editor Vi merupakan editor teks yang paling banyak digemari dan menjadi editor standar untuk pemograman shell.
·     Jenis editor teks ini memiliki cara pengoperasian yang sedikit berbeda dengan text editor pada windows ataupun yang berbasiskan DOS dikarenakan kita harus menghapalkan sintaksnya.
·   Editor Vi berasal dari kata ‘ Visual ‘. Pertama kali diciptakan di Universitas California, Barkeley oleh Bill Joy. Editor ini merupakan pengembangan dari Line Editor Ex.
B. Mengapa Menggunakan Vi?
·      Vi umumnya tersedia di setiap sistem UNIX, sehingga bila anda menguasai Vi, maka akan menjadi mudah dalam melakukan tugas pengeditan di setiap sistem UNIX.
·       Vi bersifat free, anda bebas menggunakannya dan melihat source codenya.
·       Vi dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda, karena tersedia file konfigurasinya.
Bila anda masih belum puas, mungkin anda dapat merubah source codenya sesuai kebutuhan anda.
C. Modus Operasi
·    Modus Instruksi atau modus perintah, yaitu memasukkan perintah untuk melakukan operasi tertentu dalam melakukan editing. Untuk dapat masuk ke modus ini dapat menggunakan tombol Esc.
·   Modus Edit atau modus teks/input, yaitu menuliskan dokumen atau data layaknya sebuah editor biasa. Dalam modus inilah proses editing dilakukan. Untuk menuliskan teks atau dokumen tentunya harus masuk ke dalam modus ini terlebih dahulu, setelah itu baru dapat menuliskan teks atau dokumen. Untuk dapat masuk ke modus ini gunakanlah tombol i atau a.
D. Perintah-Perintah Pada Editor Vi
1.      Memulai Vi
vi   : Memulai vi tanpa membuka file apapun.
vi nama_file  : Membuka file nama_file pada baris pertama.
vi + n nama_file : Membuka file nama_file pada baris ke-n.
vi + nama_file  : Membuka file nama_file pada baris terakhir.
vi – r nama_file : Membuka file recover setelah terjadi crash.
2.      Pergerakan Kursor
Untuk menggerakkan kursor selain menggunakan tombol panah juga dapat menggunakan perintah dari modus instruksi sebagai berikut:
h : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke kiri.
j : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke bawah.
k : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke atas.
l : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke kanan.
1 : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke baris 1.
5 : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke baris 5.
$ : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke akhir baris.

Untuk menggerakkan kursor per–kata dapat menggunakan perintah–perintah sebagai berikut:  
W , w  : Menggerakkan kursor ke kanan pada awal kata.
B , b    : Menggerakkan kursor ke kiri pada awal kata.

Untuk menggerakkan kursor per–baris dapat menggunakan tombol sebagai berikut:
gg : Menggerakkan kursor ke huruf pertama dari baris pertama pada halaman  pertama.
ngg : Menggerakkan kursor ke baris n.
( : Menggerakkan kursor ke awal baris.
) : Menggerakkan kursor ke akhir baris.
0 : Menggerakkan kursor pada huruf pertama di baris tersebut.
$ : Menggerakkan kursor pada huruf terakhir di baris tersebut.
3.       Pengeditan Teks
Untuk pengeditan teks mula-mula menggunakan modus instruksi dengan menekan tomboltombol di bawah ini. Setelah itu akan masuk ke dalam modus edit. Untuk kembali pada modul instruksi maka menggunakan tombol Esc.
a : Menyisipkan kata mulai dari kiri kursor setelah kursor bergeser satu huruf ke  kanan.
A : Menyisipkan kata pada posisi akhir dari baris.
i : Menyisipkan teks mulai dari kiri kursor. l : Menyisipkan teks di awal baris.
o : Membuka satu baris baru dan menyisipkan teks di bawah baris yang sekarang.
O : Membuka satu baris baru dan menyisipkan teks di atas baris yang sekarang.
4.     Pengahpusan Teks
Untuk menghapus teks per–karakter dapat menggunakan perintah sebagai berikut :
nx : Menghapus n karakter dari posisi kursor.
ndw : Menghapus sebanyak n kata dari posisi kursor.
nX : Menghapus n karakter dari posisi kata di depan kursor.

Untuk menghapus teks per–baris dapat menggunakan perintah sebagai berikut:
ndd : Digunakan untuk menyimpan file.
D  : Menghapus baris dan membentuk baris baru pada baris yang  telah dihapus tadi.
d0  : Menghapus dari posisi kursor sampai awal baris.
5.      Menyimpan dan Keluar Vi
Untuk menyimpan file dapat digunakan perintah–perintah sebagai berikut:
w : Digunakan untuk menyimpan file.
w! : Menyimpan file walaupun filenya sudah ada.
wq : Menyimpan file lalu keluar dari vi.
x : Menyimpan file lalu keluar dari vi.
q! : Keluar dari vi tanpa menyimpan.
6.     Copy dan Paste
Dalam pengoperasian copy, paste dilakukan dengan cara memberikan perintah untuk menyalin data ke buffer lalu memberikan perintah lagi untuk menyalin data yang ada di buffer ke tempat yang diinginkan.
nyy  :  Menyalin n baris pada posisi kursor ke buffer.
y  :  Menyalin meng-copy N karakter dari kursor. nyw :  Menyalin n kata pada posisi kursor ke buffer.
p : Menyalin data yang ada di buffer (termasuk teks yang baru dihapus dengan menggunakan perintah x, dw, dan dd) ke posisi kursor.
P : Menyalin data yang ada di buffer (termasuk teks yang baru dihapus dengan menggunakan perintah x, dw, dd) ke bawah posisi kursor.
7.       Mencari Sebuah Kata



8.       Mengedit Teks dengan Menggunakan Perintah Baris Akhir




Sekian dan Terima Kasih
Semoga Bermanfaat๐Ÿ˜ƒ
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
 

Copyright © Syafira Nur Amalia Arif - STT PLN. Template created by Volverene from Templates Block
WP by Simply WP | Solitaire Online