Tampilkan postingan dengan label Perangkat Lunak Jaringan 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perangkat Lunak Jaringan 1. Tampilkan semua postingan

MANAJEMEN PAKET, BACKUP RESTORE DAN PENJADWALAN

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

MANAJEMEN PAKET
dalam menginstal atau mengatur paket yang terdapat pada centos terdiri atas dua cara yaitu menggunakan RPM atau YUM : 

RPM
1.     Instal
rpm –ivh namapaket
2.     Remove atau hapus
Rpm –e namapaket
3.     Melihat atau mengecek paket
rpm –qa
Atau
rpm –qa | grep namapaket
YUM
1.     Instal
yum –y install namapaket
atau
yum install namapaket
2.     Remove atau hapus
yum –y remove namapaket
atau
yum remove namapaket

BACKUP DAN RESTORE

TAR
1.     Backup
tar cvf namabackup namafile
misalnya :
tar cvf pljbackup.tar plj

2.     Melihat atau mengecek
tar tvf namabackup
misalnya :
tar tvf pljbackup.tar

3.     Restore
tar xvf namabackup
misalnya :
tar xvf pljbackup.tar


CPIO
1.     Backup
find namafile –print | cpio –o > namabackup
misalnya :
find plj2 –print | cpio –o > plj2backup.cpio


2.     Melihat atau mengecek
cpio –it < namabackup
misalnya :
cpio –it plj2backup.cpio

3.     Restore
cpio –i < namabackup
misalnya :
cpio –i plj2backup.cpio


PENJADAWALAN (Crontab)
Digunakan untuk mengatur penjadwalan pada PC
vi /etc/crontab
kemudian enter, maka akan muncul seperti :



crontab –e   : digunakan untuk mengeset atau mengatur penjadwalan

keterangan : bahwa pada pukul 3.30 akan dilakukan reboot pada PC

crontab –l     : digunakan untuk melihat atau mengecek penjadwalan yang sudah diatur

crontab –r    : digunakan untuk menghapus penjadwalan yang sudah diatur



semoga bermanfaat😀
wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

MANAJEMEN USER

assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Cara Membuat User Secara Manual


1.               Masuk ke super user terlebih dahulu
2.               vi /etc/passwd
kemudian enter, maka akan muncul seperti :

lalu arahkan kursor ke yang paling bawah kemudian tambahkan user yang anda ingin buat.
Disini saya membuat dua user yaitu dita dan deni. Kalian cukup copy paste format user yang ada sebelumnya dengan cara yyp.
Jangan lupa setelah ditambahkan simpan lalu keluar :wq
3.                vi /etc/group
kemudian enter, maka akan muncul seperti :


lalu arahkan kursor ke yang paling bawah kemudian tambahkan grup yang anda ingin buat. Sama seperti sebelumnya kalian cukup copy lalu paste sesuai format sebelumnya, kemudian ubah grup lalu simpan dan keluar :wq
4.                vi /etc/shadow
kemudian enter, maka akan muncul seperti :


ini digunakan untuk mengkonfigurasi password.
Arahkan kursor ke yang paling bawah kemudian tambahkan yang anda ingin buat. Sama seperti sebelumnya kalian cukup copy lalu paste sesuai format sebelumnya, kemudian hapus sebelum tanda “:” dan ubah nama usernya, lalu simpan dan keluar :wq

5.                buat direktori :
 mkdir

6.                ubah kepemilikan
chown namauser /home/namauser/

7.                ubah kepemilikan group
chgrp namagroup /home/namauser/

8.                cd
digunakan untuk menempatkan ke paling atas direktori
9.                copy file
cp .bash* /home/namauser/
10.           ubah kepemilikan bash
chown namauser /home/namauser/.*
11.           ubah kepemilikan group bash
chown namagroup /home/namauser/.*
12.           buat password


➡️LINK PRETEST⬅️
semoga bermanfaat yaaaaa 😉
wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


BOOTLOADER

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

BOOTLOADER

Definisi Bootloader

Boot Loader digunakan untuk mem-boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk atau media boot lainnya seperti flashdisk (contohnya GRUB dan LILO). Pada sistem operasi multiboot pada hard disk tersebut memiliki lebih dari 1 sistem operasi. Pada kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara mengganti background, memberikan password, serta bagaimana cara mengenkripsi password pada grub bootloader.


GRUB itu singkatan dari GRand Unified Bootloader, dan LILO itu singkatan dari LInux LOader. Pada saat sekarang ini kebanyakan sistem operasi sudah menggunakan GRUB dibanding LILO yang sudah lama atau jadul.

Perbedaan keduanya :
1. GRUB adalah boot loader yang bisa digunakan untuk Linux, vSTA, DOS, dan sistem operasi lainnya sedangkan LILO adalah boot loader generik untuk Linux. 

2. Baik GRUB dan LILO bisa melakukan booting dari sistem eksternal seperti floppy disk dan hard drive, tapi GRUB memungkinkan booting dari jaringan sedangkan LILO tidak. 
4. Saat file konfigurasi diubah, LILO perlu dipasang kembali ke MBR sementara GRUB default ke antarmuka baris perintahnya. 
5. GRUB lebih rumit untuk digunakan sementara LILO lebih sederhana dan mudah digunakan.
6. LILO adalah boot loader default untuk Linux sementara GRUB adalah boot loader default yang baru. 
7. GRUB dapat digunakan untuk berbagai sistem operasi lain seperti LILO yang hanya digunakan untuk sistem operasi Linux.

Berikut ini tahapan untuk mengganti background pada bootloader atau Grub :

  1. Masuk ke root = $ su 
  2. Melihat isi grub = # vi /boot/grub/menu.lst
  3. Pilihlah satu gambar lalu buka gambar tersebut menggunakan aplikasi GNU Image Manipulation Program, setelah itu lakukan beberapa langkah sebagai berikut = image-scale image(640x480) , lalu image-mode-indexed-Maximum Number of Colors(14), setelah itu save as gambar dengan format '.xpm'
  4. Lakukan extract data = # gzip /home/user/Desktop/ Gambar.xpm
  5. Kemudian pindahkan data = # mv /home/user/Desktop/ Gambar.xpm.gz /boot/grub/
  6. Untuk melihat file ada atau tidak = # cd /boot/grub 
  7. Masuk kembali ke isi grub, lalu ganti splashimage menjadi nama gambar yang telah kita edit sebelumnya
  8. Reboot.
Setelah proses reboot selesai maka gambar yang telah Anda edit tadi sudah menjadi background pada saat Anda memilih sistem operasi atau pada bootloader.

Contoh tampilannya bisa dilihat di :

Berikut ini tahapan untuk memberikan password pada Grub :
  1. Masuk ke root = $ su 
  2. Lalu ketikan perintah = # vi /boot/grub/menu.lst , di dalam konfigurasi inilah kita dapat memberikan password pada grub dengan 2 cara yang berbeda. 
  3. Password diletakkan di atas title = Peletakkan ini akan menyebabkan menu tidak dapat diubah pada waktu grub ditampilkan. Apabila ingin mengubah menu maka pengguna harus menekan tombol "p" terlebih dahulu dan memasukkan password. 
  4. Password diletakkan di bawah title = Efek dari pemberian password dengan cara ini ketika anda memilih suatu OS, maka Anda akan dimintai password agar Anda dapat masuk ke OS tersebut.


SUMBER :

Semoga Bermanfaat yaaaaa😃😀
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

System Administrator, Startup, Shutdown, dan Level Init Pada CentOS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

SYSTEM ADMINISTRATOR

A. Definisi System Administrator
System administrator atau sering disebut dengan sys.admin adalah seseorang yang bekerja untuk memelihara dan mengoperasikan sebuah sistem komputer atau jaringan yang berjalan setiap harinya. Seorang sys.admin bisa menyelesaikan segala jenis persoalan mengenai komputer yang tentunya pengetahuannya diatas rata-rata seorang technical support yang bertanggung jawab penuh tentang sistem komputer. 

Tugas utamanya adalah memastikan sistem tetap berjalan lancar dalam memberikan pelayanan kepada pengguna.

B. Tugas-tugas sys administrator
  • Meng-install software dan hardware baru
  • Mendukung dab memelihara server atau sistem komputer lainnya
  • Merencanakan servis sistem yang masanya sudah habis atau tidak layak lagi
  • Menambah user baru
  • Konfigurasi hak akses
  • Upgrade software
  • Memberikan solusi setiap masalah yang ada.
  • Melakukan proses monitoring terhadap space harddisk dan melakukan backup file-file atau direktori yang penting.

Tugas-tugas lain dari sys administrator ialah :
  • Meliputi penulisan bahasa pemrograman,
  • Memimpin proyek yang berhubungan dengan sistem yang sedang ditangani,
  • Mengawasi dan memberikan pelatihan pada operator komputer.

C. Resiko Yang Akan Dihadapi
Sebagaimana dipaparkan pada fungsi administrator, daya guna komputer akan berjalan optimal jika administrator mampu mengerjakan tugas yang di emban. Apabila tidak, beberapa risiko yang dapat timbul antara lain :
  • Pemanfaatan sumber daya komputer tidak optimal
  • Kerusakan dan kehilangan data
  • Pembiasan informasi yang diharapkan menjadi penunjang keputusan
  • Kehilangan daya tanggap dan kenyamanan dalam penggunaan komputer.

D. Kode Etik Administrator
  1. Profesionalisme : Profesional adalah menjalankan pekerjaan atau layanan sesuai dengan protokol dan peraturan dalam bidang yang dijalaninya. Untuk menjadi orang yang professional, diperlukan : komitmen, tanggung jawab, kejujuran, sistematik berfikir, penguasaan materi, menjadi bagian masyarakat professional.
  2. Integritas Pribadi : Berlaku jujur dalam urusan profesionalitas, dan tantangan yg akan datang dan dampak dari kesalahan dilakukan setrta mencari bantuan dari orang lain bila diperlukan. Menghindari konflik kepentingan dan prasangka bila memungkinkan.
  3. Privasi : Menjaga dan melindungi kerahasiaan informasi apapun yang bisa diakses tanpa dengan metode apapun. Hanya akan mengakses informasi rahasia pada sistem komputer jika diperlukan saja dalam pelaksanaan tugas-tugas teknis.
  4. Hukum dan Kebijakan : Mendidik diri sendiri dan orang lain supaya relevan pada undang-undang, peraturan dan kebijakan mengenai kinerja tugas-tugas.
  5. Komunikasi : Menjalankan komunikasi dengan manajemen, pengguna komputer(operator) dan rekan-rekan tentang semua kepentingan bersama yang berkaitan dengan komputer. Dan akan berusaha untuk mendengarkan dan memahami kebutuhan semua pihak
  6. Integritas Sistem : Memastikan integritas yang diperlukan, kehandalan, dan ketersediaan sistem yang menjadi tanggung jawab. Merancang dan memelihara masing-masing sistem dengan tujuan untuk mendukung sistem organisasi.
  7. Pendidikan : Selalu memperbaharui dan meningkatkan pengetahuan teknis dan pekerjaan lain yang berhubungan dengan keterampilan. Serta berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang lain.
  8. Tanggung jawab kepada Komunitas Komputasi : Bekerja sama dengan komunitas komputer yang lebih besar untuk mempertahankan integritas jaringan dan sumber daya komputasi yang ada.
  9. Tanggung Jawab Sosial : Sebagai profesional dalam informasi, perlu rajin menulis dan mengadopsi kebijakan yang relevan yang sesuai dengan undang-undang prinsip-prinsip etika.
  10. Tanggungjawab etika : Berusaha untuk membangun dan mempertahankan rasa aman, sehat, dan produktif di tempat kerja. Melakukan yang terbaik untuk membuat keputusan yang konsisten dengan keselamatan, privasi, dan kesejahteraan dari komunitas saya dan publik, dan untuk segera membuka(menyelesaikan) faktor yang dapat menjadikan risiko atau bahaya yang tak terduga. Jujur menerima dan menawarkan kritik pekerjaan secara teknis sebagaimana mestinya dan akan memberi kontribusi yang benar pada orang lain. Mendukung rekan-rekan pekerja dalam mengikuti kode etik.

E. Proses Startup

F. Proses Shutdown
Sebelum mesin dimatikan (power off), sebaiknya sistem di shutdown dulu dengan  perintah/sbin/shutdown .  Perintah tersebut akan melakukan hal-hal berikut :
1. Memberitahukan kepada user yang login bahwa sistem akan dimatikan.
2. Menghentikan seluruh proses yang masih berjalan.
3. Melakukan unmount filesystem.
4. Menyimpan seluruh file yang masih di memori ke harddisk.

G. Level Init Pada CentOS :
0 – System halt; sistem dapat dengan aman dimatikan/shutdown.
1 – Single user; jarang digunakan / hanya satu user yg dapat dugunakan.
2 – Multiple users, tidak ada NFS (network filesystem), juga jarang digunakan.
3 – Multiple users, baris perintah (yaitu, semua mode teks) antarmuka; runlevel standar untuk sebagian besar berbasis Linux perangkat keras server.
4 – User-definable
5 – Multiple users, GUI (antarmuka pengguna grafis); runlevel standar untuk sebagian besar sistem berbasis Linux desktop.
6 – Reboot, digunakan ketika restart sistem.


Semoga Bermanfaat 😉😀
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Shell Script pada CentOS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


SHELL SCRIPT

Shell Script adalah sebuah fitur pada Centos terumumnya linux dimana pada shell script itu sendiri kita bisa membuat sebuah program dan juga bisa mengeksekusinya. Sebelum kita membuat contoh program dalam shell script kita harus terlebih dahulu mengetahui apa-apa saja yang harus ada pada isi suatu program agar program dapat dikerjakan atau dieksekusi oleh perangkat.

Mengetahui shell yang aktif :
echo $SHELL



1. VARIABEL SHELL
Variabel shell adalah variabel yang dapat mempunyai nilai nilai berupa nilai string. Tata penulisannya sebagai berikut :
Nama_var=nilai_var



Variabel shell itu?
·       Bersifat case sensitive.
·       Harus dimulai dengan alfabet diikuti dengan alfanumerik atau karakter lainnya.
·       Tidak diperbolehkan menggunakan spasi.
Menghapus Variabel
$nama=           atau
$nama=’’         atau
$nama=””        atau
$unset nama


Terdapat 3 macam bentuk karakter khusus petik (quote):
“          : double quote, digunakan untuk mengisikan nilai suatu variabel.
‘           : single quote, semua kata yang ada didalamnya dianggap sebagai nilai.
`           : back quote, kata kata yang diapit oleh back quote dinggap sebagai perintah dan dijalankan oleh shell.
Contoh:



Jenis Variabel
a.      Variabel Lokal
Yang dimaksud dengan variabel lokal adalah variabel yang nilainya langsung diisikan. Tipe nilai dari variable ini bisa bermacam-macam, ada yang bertipe numerik dan ada juga yang bertipe karakter atau alphanumerik. Di dalam memberikan nama sebuah varibel, yang harus diperhatikan adalah nama variabel berupa karakter alphanumeric atau bisa juga diawali dengan karakater garis bawah(_), setelah itu baru bisa diikuti dengan jenis karakter yang lain.
Contoh penamaan :


b.      Variabel Environment
Environment variabel adalah variabel yang merupakan bawaan dari Shell itu sendiri, biasanya variabel ini berisi nilai-nilai yang merupakan konfigurasi standar dalam lingkungan program Shell. Aturan penulisan dari environment variable adalah semua nama variabel menggunakan huruf kapital. lingkup dari variabel environment adalah bersifat GLOBAL. Artinya variabel environment berlaku untuk semua Shell yang ada.
Contoh variabel environment adalah sebagai berikut :
Ø  LOGNAME=shell14 (variabel yang berisi nama login)
Ø  SHELL=/bin/bash (variabel yang berisi nama shell yang aktif)
Ø  HOME=/home/shell14 (variabel yang berisi nama direktori user)
Ø  USER=shell14 (variabel yang berisi nama user)

Untuk mengetahui variabel apa saja yang ada dalam kelompok environment variable dapat digunakan perintah berikut:
$ env

Untuk merubah nilai dari variabel environment dapat dilakukan dengan menggunakan perintah sebagai berikut :
$ export LOGNAME=mrbee

Untuk melihat hasilnya dapat dilihat dengan menggunakan perintah :
$ env | grep “LOGNAME”

Perintah Untuk menghapus variabel environment:
$ unset LOGNAME
Contoh :



2. METAKARAKTER
Metakarakter adalah sebuah karakter yang memiliki arti tertentu. Dalam Shell juga dikenal beberapa metakarakter.
Karena metakarakter juga ada dalam Shell maka yang perlu diperhatikan adalah kesalahan dalam penanganan sebuah karakter.
Berikut tabel daftar metakarakter yang ada dalam lingkungan Shell :


3.        QUOTING (PENGUTIPAN)
Quoting adalah mekanisme untuk melindungi metakarakter dari interpretasi sebagai sebuah simbol. Shell juga mempunya beberapa karakter yang difungsikan untuk melindungi metakarkater agar tetap diinterpretasikan sebagai karakter biasa. Ada tiga karakter quoting dalam Shell, yaitu :
1. Backslash ( \ )
2. Petik tunggal ( ' ' )
3. Petik ganda (“ “ )

4.    OPERATOR STRING

5.    OPERATOR INTEGER




6.    OPERATOR FILE

7.    OPERATOR LOGIKA
·      Operator Negasi(!)
·      Operator And (-a)
·      Operator Or (-o)

Contoh :

➡️ LINK PRETEST⬅️

SEMOGA BERMANFAAT😃😉😊
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh













 

Copyright © Syafira Nur Amalia Arif - STT PLN. Template created by Volverene from Templates Block
WP by Simply WP | Solitaire Online